Kota
Bima, JangkaBima.com.-DPRD
Kota Bima, Selasa malam (19/11/2024) menggelar Rapat Paripurna ke VIII dengan
agenda penyampaian laporan hasil reses dan Penjelasan Wali Kota Bima terhadap Rancangan APBD Kota Bima Tahun 2025.Anggota DPRD, Sukri Dahlan saat bacakan laporan hasil reses
Seperti
kita ketahui, selama sepekan terakhir, seluruh anggota DPRD Kota Bima periode
2024-2029 turun melaksanakan reses untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat.
Pimpin
Rapat Paripurna, Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih SH dan mewakili Pemkot Bima,
Pj Sekda Kota Bima, Drs Supratman serta hadir pula para kepala OPD Lingkup Kota
Bima.
Membuka
Rapat Paripurna, Ketua DPRD sampaikan selain agenda penyampaian laporan hasil
reses, malam ini juga bersamaan dengan agenda penjelasan Wali Kota Bima
terhadap Rancangan APBD Kota Bima Tahun 2024.
Sementara
untuk penyampaian laporan hasil reses dilakukan oleh masih-masing juru bicara
di setiap Daerah Pemilihan (Dapil). diantaranya dari dapil I meliputi Kecamatan Asakota
dibacakan anggota DPRD, Duta Demokrat, Sukri Dahlan.
Dari
laporan disampikan, masih banyak masyarakat diseluruh Kota Bima menyampaikan aspirasi terkait
dengan pembangunan infrastruktur, terutama pengaspalan jalan, pembukaan jalan
baru dan rabat gang. Kemudian juga pembangunan dan perbaikan drainase.
Selanjutnya
berkaitan dengan bantuan bakulan, UMKM, bibit jagung untuk petani dan bantuan
peralatan tangkap ikan bagi nelayan untuk warga di bermukim di pesisir.
Termasuk
masalah kebutuhan air bersih, kelangkaan gas elpiji 3 Kg dan lampu
jalan yang memang masih sangat minim penerangan di sejumlah wilayah Kota Bima.
Pada
kesempatan itu, masing-masing perwakilan DPRD berharap pada pemerintah daerah
untuk mengaktualisasi apa memang jadi kebutuhan masyarakat yang akan
dimasukan dalam program pembangunan di Tahun 2025.
Usai
agenda penyampaian laporan hasil reses dilanjutkan dengan beberapa agenda
lainnnya, terakhir pembacaan penjelasan Wali Kota Bima terhadap Rancangan
APBD Tahun 2025 oleh Pj Sekda Kota Bima.(red)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.