![]() |
PJ Wali Kota Bima saat kunjungan korban keracunan |
Kabag Prokopim Seta Kota Bima, Syahrian Nuryadin menyampaikan, dugaa awal
penyebab keracunan warga dari soto ayam
diacara hajatan.
“Sementara kita sedang mendata jumlah warga yang mengalami keracunan
makanan, sementara ini kurang lebih 99 orang dan kemungkinan bisa bertambah,”
ungkapnya.
Dari 69 data sementara, rinciannya warga Rabadompu Timur 59 orang dan warga Rabadompu Barat 10 orang.
Jelasnya, saat ini pasien sedang dalam perawatan intensif yang tersebar di
beberapa Rumah Sakit (RS), diantaranya RSUD Kota Bima, RS TNI, RS DR Agung dan RSUD
Bima.
Diakui pula, bahwa Pj Wali Kota Bima, Pj Sekda Sekda serta dinas terkait
telah melihat kondisi warga. Sementara Pj Walikota telah memerintahkan dinas
terkait agar segera melakukan penanganan dan tindakan sesuai prosedur agar
korban mendapat pelayanan medis yang maksimal.
“saat ini tim sedang bekerja, termasuk masih terus melakukan pendataan dan
memastikan warga jadi korban tertangani dengan baik,” tutup Rian sapaan
akrabnya.
Untuk diketahui, puluhan warga alami keracunan massal mulai merasakan
gejala pada hari Sabtu (16/11/2024) subuh, setelah sehari sebelumnya diduga
mengkonsumsi makanan di acara hajatan keluarga.
Puluhan warga alami keracunan massal awalnya mengalami mual, muntah
kemudian diare dan terus bertambah hingga sejumlah mobil ambulance dikerahkan
untuk membawa korban.(red)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.