![]() |
Pj Sekda saat buka Movev Program Lurah Pangan Aman |
Acara yang berlangsung Rabu (20/11/2024) di aula Maja Labo Dahu,
Kantor Pemkot Bima dihadiri juga oleh berbagai pejabat terkait, yakni Kepala
Bappeda, Kadis Kesehatan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Kominfotik, Kadis
Pariwisata, Kadis Pertanian, Kadis Koperindag, Kadis Dikpora, Kadis Dukcapil,
Kabag Pemerintahan, Camat Mpunda, Camat Rasanae Barat, Lurah Dara, Lurah
Lewirato, Lurah Manggemaci, Kepala Pasar Amahami, serta beberapa perwakilan
sekolah, mulai dari, SD, SMP, dan SMA/sederajat.
Dalam sambutannya, H. Supratman menyampaikan apresiasi dan
penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Balai besar BP POM Propinsi
NTB, atas terselenggaranya kegiatan hari ini, dimana kegiatan ini, merupakan
salah satu penunjang program prioritas Pemerintah, untuk menuju generasi
Indonesia emas di Tahun 2045 nanti.
Untuk itu dirinya sangat berharap adanya kerja sama yang baik,
antar instansi dalam memastikan keamanan pangan di berbagai lini, mulai dari
tingkat Lurah, hingga level komunitas Kota.
"Kegiatan ini merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan
kesadaran dan tanggung jawab semua pihak dalam menyediakan pangan yang aman dan
sehat. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama
masyarakat," ungkapnya.
Program Lurah Pangan Aman ini bertujuan untuk memberdayakan
masyarakat tingkat Lurah dalam memahami dan menerapkan prinsip keamanan pangan.
Sedangkan PJAS Aman fokus pada meningkatkan keamanan pangan jajanan di sekolah,
demi melindungi kesehatan generasi muda. Sementara itu, Pasar Pangan Aman
Berbasis Komunitas mengajak para pedagang dan komunitas pasar untuk memastikan
produk pangan yang dijual memenuhi standar kesehatan dan keamanan, yang jauh
dari kandungan-kandungan bahan yang berbahaya, seperti borax, pengawet, pewarna
makanan dan lain-lain.
Sementara itu Kepala Balai besar BP POM Propinsi NTB,
menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini perlu dilakukan untuk
mengetahui sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai, juga untuk mengetahui
tantangan, ataupun kendala yang ada, dan hal-hal apa yang perlu dipersiapkan
untuk mengantisipasi tantangan tersebut. Beliau katakan bahwa untuk mewujudkan
ketersediaan pangan yang aman, bermutu dan bergizi, BP POM tidak bisa bekerja
sendiri, ia berharap adanya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, mulai
dari pemerintah daerah, pelaku usaha, media dan sebagainya, dalam konteks
memahami, serta berperan aktif dalam hal tersebut, pintanya.
Di akhir kegiatan, Supratman mengharapkan adanya kesadaran semua
pihak, terlebih bagi pelaku usaha, UMKM, untuk bisa menjaga dan memproduksi
makanan aman, sehat dan bergizi, karena itu yang penting, dan ia (Supratman)
mengajak semua pihak yang hadir untuk sama-sama menjaga, dan melindungi
anak-anak kita dari makanan-makanan yang berbahaya yang mengandung, borax, pewarna
makanan, dan pengawet, demi terciptanya generasi sehat, generasi Indonesia emas
di tahun 2045 yang akan datang, serta mendorong semua pihak untuk terus
berinovasi dalam memastikan ketersediaan pangan yang aman dan
berkualitas.
"Mari kita jadikan Kota Bima sebagai contoh daerah yang
berhasil mewujudkan keamanan pangan yang menyeluruh," tutupnya.
Acara ini diharapkan dapat meningkatkan komitmen bersama dalam
mendukung keberhasilan program-program keamanan pangan di Kota Bima pada tahun
2024 dan seterusnya.
Dipenghujung acara, PJ Sekda, beserta seluruh unsur pimpinan OPD
yang hadir, melakukan penandatanganan bersama surat komitmen keberlanjutan
program prioritas nasional, dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat Lurah
aman, sertifikat PJAS aman, dan sertifikat pasar pangan aman, di masing-masing
peserta yang hadir, dan kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama.(red)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar merupakan aspirasi pembaca dan tidak merepresentasikan pendapat JangkaBima. Mohon selalu sampaikan pendapat dengan sopan dan tidak melanggar SARA.